Puisi Ibu

Puisi Ibu. Hari ini hari ibu, diperingati setiap tanggal 22 Desember. Berikut ini puisi ibu yang pernah tulis oleh Ari Burhani, salah satu personel KLa Project.

Puisi Ibu
Puisi Ibu

Semoga puisi ibu ini dapat menambah rasa cinta kita, betapa hebatnya ibu kita.

Judul Lagu : Bunda

(Cipt. Ari Burhani)
Sarat rasa cinta dengan tulus diberinya
Tiada tanpa makna di setiap ucap kata
Usap kasih s’lalu, gumam kecil pun t’rus berlagu

Sesaat terlupa
Lepas dari sadar kita
Balas tak diminta

Cukup bentuk jiwa mulia
Ajar perilaku terarah, hilang topang siap direngkuh
Lenyap perasaan gundah, hadirkan suasana teduh

Sesaat terlupa
Lepas dari sadar kita
Balas tak diminta
Bentuk jiwa bijaksana
Banyak lencana pantas tertuju untuknya
Setiap manusia yang dilahirkan ingat lekatlah budi luhurnya

Saya ingin sharing kisah ibu.

Pak Jaya punya cita-cita, selain ia bekerja sebagai karyawan kantoran juga ingin agar ia bisa mendirikan usaha dan membuka lapangan kerja. Pemicunya dimulainya usaha itu dari kakeknya ketika berpesan, ”Cu, jangan mengandalkan cuman satu pintu. Tari istrimu juga harus bisa kerja. Mana tahu kita umur tinggal sebentar. Paling tidak cucu sudah mempersiapkan bekal untuk Tari dan anak-anak”.

Jiwa mendirikan usaha tertanam dalam diri pak Jaya sejak kecil. Masa kecil Pak Jaya seringkali ia menemani bundanya berkeliling menjajakan kain batik ke toko-toko di pasar. Kegigihan bundanya rupanya menjadi bibit dan menjadi subur dalam jiwa bisnis Pak Jaya. Kini 20 tahun lebih usaha bundanya menjadi berkembang pesat. Perniagaan bunda dalam berusaha tidak putus sampai di situ saja. Terakhir, bunda mengembangkan bisnisnya berjualan bekatul.

”Aha, sepertinya bisnis ini yang memungkinkan bisa diterapkan di rumah” batin Pak Jaya. Pak Jaya menyiapkan lima ratus ribu untuk modal, menyiapkan produknya dan membuat blog di internet sebagai media promosi produk perdananya.

Metode ini rupanya dilirik oleh teman-teman Pak Jaya di kantor, banyak mengundang tanya, ”Gimana caranya Pak Jaya, kok bisa promosinya cuman mengandalkan internet saja?”

”Era saat ini pintu informasi sudah terbuka lebar. Orang banyak mencari produk atau jasa melalui internet. Bisa melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo atau Bing!” ungkapnya. ”Dengan membuat blog, insya Allah menjadi lahan bagus untuk mulai berniaga. Tidak butuh modal besar dan bisnis ini tidak terikat waktu, bisa dilakukan dari rumah”, ia menambahkan.

Bisnis bekatul istri Pak Jaya, kini sudah berjalan kira-kira dua tahun lalu dan cerita ini ditulis di akhir 2012. Awalnya Ibu yang memberikan modal Rp 500 rb dalam bentuk produk bekatul. Ikhtiar dan doa senantiasa dilakukan. Dari bulan ke bulan pelanggannya pun bertambah. Pada satu kesempatan istrinya pulang kampung ke Sumedang untuk beberapa hari, karena ada satu keperluan. Sedangkan Pak Jaya tidak menemani Tari pulang, karena harus bekerja.

Pak Jaya sore itu sedang santai di rumah. Selepas mengamini sebuah doa pada shalat Ashar, ia melipat sajadah dan membatin, ”Ya Allah, hari ini belum ada yang beli bekatul”. Selang beberapa menit kemudian, ada sms masuk dari Ponsel Pak Jaya. Isinya,  ”Assalamualaikum Pa, 10 menit lagi Pak Ari ambil bekatul. Tolong disiapkan, Yang..”. Bergegas dengan semangat Pak Jaya sambil mengucap kata syukur, ”ALHAMDULILLAH!”.

artikel Puisi Ibu – untuk memperingati hari ibu, 22 Des. Selamat hari Ibu…

Baca Juga : puisi guru

Contoh Puisi Ibu

Di dalam gelap yang pekat Ada sinar yang terpancar Di dalam dunia yang luas Ada sosok yang tak tergantikan

Ibu, engkau bagaikan bintang Yang selalu bersinar di langit malam Penuh kehangatan dan kasih sayang Menyelimuti hati ini dengan rasa nyaman

Kau hadir di setiap langkahku Menemani dan mendukung setiap usahaku Kau tak pernah lelah memberikan nasihat Agar aku tumbuh menjadi pribadi yang teguh

Pada saat aku menangis Kau datang dengan senyummu yang lembut Menghapus setiap air mataku Dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja

Di setiap keberhasilanku Kau merasa bangga dan gembira Mengucapkan selamat dengan tulus Menyemangati aku untuk terus berjuang

Kau rela berkorban untukku Tak mengenal lelah dan waktu Mengorbankan segalanya untuk kebahagiaanku Kau adalah ibu yang luar biasa dan tiada duanya

Saat aku jatuh dan terluka Kau datang dengan pelukan yang hangat Memberikan kekuatan dan keberanian Agar aku bisa bangkit dan melangkah lagi

Ibu, kau adalah pahlawanku Yang tak kenal lelah dan tak pernah menyerah Engkau mengajariku arti kehidupan Menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam jiwa

600 kata tak cukup untuk mengungkapkan Betapa besarnya rasa cintaku padamu Tapi satu hal yang pasti, ibu Kau adalah segalanya bagiku

Dalam setiap doa yang kupanjatkan Aku selalu berterima kasih pada Tuhan Karena telah memberikan sosok sebaik dirimu Ibu, kau adalah anugerah terindah dalam hidupku

Terima kasih, ibu, atas segalanya Aku berjanji akan selalu menghormatimu Menjadi anak yang berbakti dan berprestasi Membahagiakanmu adalah impian terbesarku

Ketika aku nanti menjadi seorang ibu Aku ingin menjadi seperti dirimu Menjadi teladan bagi anak-anakku Seperti yang engkau lakukan bagiku

Ibu, aku mencintaimu dengan segenap hatiku Terima kasih telah menjadi ibu yang hebat Semoga Allah selalu melindungi dan memberkati Selamanya engkau akan berada di hatiku yang tak tergantikan

Baca juga : puisi perpisahan

Selain puisi ibu, ada juga koleksi-koleksi lain puisi berikut ini:

Koleksi puisi perpisahan

Semoga artikel puisi ibu ini bermanfaat, untuk siapa saja yang kangen sama ibu atau mencari inspirasi artikel tentang puisi ibu.