Ira Budhi Lestari on October 18th, 2011

Seperti biasa, kami merencanakan berlebaran di kota tempat tinggal orangtua di Samarinda. Jauh-jauh hari kami sudah mulai mengecek harga tiket ke sana, kalau-kalau ada promo, kan bisa dapat murah. Maklum setiap musim lebaran, harga tiket pesawat biasanya ikut meroket. Wah ternyata tiket untuk ke Samarinda cukup mahal. Untuk kami berempat aja pulang pergi harganya mencapai 10 juta… wow… lumayan juga pikirku. Tanpa sengaja, kami melihat iklan di sebuah koran, promo tiket airasia dari berbagai kota di Indonesia dengan tujuan Kuala Lumpur.

Kebetulan aku punya teman di KL yang pernah menawariku menginap di apartemennya kalau ke KL. Akhirnya aku coba kontak ke temanku, apa boleh menginap di sana pas Lebaran. Ternyata niatku disambut baik olehnya. Segera aku memesan tiket airasia yang lagi promo. Aku berangkat dari Jakarta. Orangtuaku berangkat dari Balikpapan, Adikku berangkat dari Solo dan Surabaya.

Jauh-jauh hari sebelum ke sana aku mencoba searching tempat-tempat wisata di KL. Maklum, ini pengalaman pertama kami di sana. Jadi pengennya bisa maksimal liburannya. Akhirnya aku list tempat2 yang kayaknya menarik dan cocok buat dikunjungi. Trus aku email ke temanku buat dapet saran dan recomen. Termasuk tanya transportasinya. Akhirnya aku dapat jadwal liburanku di KL sbb:

Waktu Kegiatan Transportasi Rate
Minggu

15.00

16.00

AbMa Tiba Bandara

Beli buat buka puasa & sahur

Ke Apartemen

Airasia

Taxi bandara

RM 75
Senin

12.30

13.00

14.30

15.00

18.00

23.30

24.00

DeAn,DeA Tiba Bandara

Ke Apartemen

Sukma,Icha Tiba Bandara

Ke Apartemen

Buka puasa pesan McD delivery

JIKD Tiba Bandara

Ke Apartemen

Airasia

Taxi Bandara

Airasia

Taxi Bandara

Airasia

Taxi Bandara

RM 75

RM 75

RM 100

Selasa

06.00

09.00

10:30

11:30

13:00

17:00

19:00

Sholat ied di Mesjid sri petailing

Lapangan Merdeka  :

-          Foto-foto di mesjid jamek, termasuk mesjid tua di KL

-          jalan ke lapangan merdeka.

Pasar Seni : (beli oleh2, tawar 75%)

China Town / Petaling Street

(beli oleh2, tawar 75%)

KLCC  :

-          Taman KLCC + Air mancur  ( Persis didepan KLCC )

-          Petrosains

-          Petrosains speed

-          Suria Mall

-          Foodcourt

Balik ke Apartment

Route LRT

Sri Petaling RAPIDKL Station è

Turun di mesjid Jamek RAPIDKL Station è Jalan Kaki ke Lapangan Merdeka

Lapangan Merdeka è Jalan Kaki Ke Pasar Seni

Pasar Seni è Jalan Kaki Ke China Town  ( tinggal menyebrang Jalan )

Dari China Town Jalan Kaki ke Pasar Seni Putra LRT Station è KLCC Putra LRT Station

Dari KLCC langsung naik taksi ke Menara KL

Menara KL, naik taxiè Dang Wangi Putra LRT station è Mesjid Jamek (Tukar ke RAPIDKL station )  è Sri Petaling RAPIDKL station è Sampai Rumah.

RM 1.90/Dewasa.

Anak2 ndak bayar.

RM 2 / dewasa, anak2 ndak  bayar.

RM12/dewasa

RM4/anak RM5/dewasa

RM3/anak

Taksi.

RM 10 / Taksi

RM38/dewasa

RM28/anak

Taksi :

RM 5 / Taksi

Putra LRT :

RM 2 / Orang Dewasa

RAPIDKL:

RM 1.90 / Orang

Rabu

06:00

18.00

21:00

Genting

pesan tiket BUS ke Genting+sky way

Bukit Bintang (*)

-          Pavillion

-          Bisa makan di warung nasi padang ^_^.

-          Jalan-jalan sekitaran Bukit Bintang.

Pulang

Apartment è Sri Petaling RAPIDKL station è Mesjid Jamek (Tukar ke Putra LRT station ) è KL Sentral Station Putra LRT è Bus Genting

BUS Genting ( turun di KL Sentral Station ) è Jalan dikit ke Monorail Station ) è Bukit Bintang Monorail Station.

Bukit Bintang Monorail Station è Turun di Hang Tuah Monorail station è Jalan ke Hang Tuah RAPIDKL è Sri Petling RAPIDKL è Rumah….

RAPIDKL :

1.90 / Orang Dewasa

Putra LRT:

RM 2 / Orang Dewasa

Bus +  gondola + (Theme park In /outdoor ).

Tiket Monorail Station :

RM 2.5 / Orang Dewasa

Tiket :

Monorail :

RM 2.5 / Orang dewasa

RAPIDKL :

RM 1.90 / Orang Dewasa

Kamis

06.00

09.00

16.00

Berenang di apartemen

Menuju Melaka

Putra Jaya

-keliling putra jaya

-Mesjid Besi

Rental mobil 1 hari
Jumat

06.00

Menuju Bandara naik taksi (pesan dulu)

Selain mempersiapkan koper berisi pakaian, makanan kering untuk cemilan dan sarapan, jangan lupa siapkan dokumen yang sekiranya diperlukan. Tentu saja tiket, paspor, uang rupiah dan uang rupiah dan Ringgit. Aku sudah meghitung berapa perkiraan Ringgit yang diperlukan selama 4 hari di sana. Jadi kutukar uang ringgit seperlunya.

Tiba di Bandara kami dijemput Anggota keluarga lain yang lebih dulu sampai. Dengan menggunakan Van sewaan (sewa nya muahal bgt 300RM) kami menuju apartemen.

Mesjid jamek-KLCC-Pasar seni-central Market

Keesokan harinya  Kami sholat Ied di Mesjid Sri Petailing. Selesai Sholat kami kembali ke apartemen. Perjalanan berlanjut dengan menggunakan Trasin dari stasiun Sri Petailing menuju KLCC. Sempat ganti Train di Mesjid Jamek, Kami mampir ke Mesjid tertua di KL untuk Sholat. Lalu melanjutkan perjalanan ke KLCC.

Ini salah satu kekagumanku pada Malaysia(padahal sebelum ke sana, jujur, aku agak `gak suka` dengan negara yang serumpun dengan kita itu..), alat transportasinya itu, nyaman banget… bersih, tertib, aman, terawat dan cepat). Jadi mau kemana-mana bisa hemat dan cepat. Orang pribuminya sendiri saya perhatikan cukup tertib. Justru yang bikin gak tertib wisatawan mancanegaranya..

Train yang kami tumpangi cukup penuh, sempat berjubel di dalam train. Ternyata sebagian besar penumpang turun di KLCC. Suria Mall yang terletak di KLCC itu pun padat pengunjung. Segera kami mencari food court yang ada di lantai 4. Beberapa gerai tampak tutup, mungkin lagi pada mudik. So, gerai yang buka cukup ramai melayani pembeli. Sempat saya berputar-putar mencari menu yang cocok. Akhirnya kuputuskan membeli Mie kari seharga 7 RM. Lumayan lah buat ganjel perut. Ga terlalu enak tapi karena cukup pedas jadi lumayanlah.

Selanjutnya Kami berniat ke Petrosains, sayangnya tempat itu tutup selama 7 hari karena hari raya. Pupus sudah harapanku mengajak anak2 ke sana.

Akhirnya Kami keluar Mall dan memutuskan foto2 di depan menara kembar Petronas. Setelah puas foto-foto, Kami langsung naik Train ke Mesjid Jamek. Dari Mesjid Jamek, kami berjalan kaki ke Pasar seni dan central market yang arahnya di belakang Mesjid Jamek. Tanpa sengaja kami bertemu dengan pedagang cempedak goreng. Wah segera kami membeli cukup banyak. Maklum kami sekeluarga penggemar cempedak.

Di Pasar seni dan central market, kami memilih oleh2 gantungan kunci, miniatur menara kembar dan berbagai aksesoris. Sayangnya barang yang aku cari gak ada di sana, Aku berniat membeli kaos bertuliskan Malaysian atau bergambar Petronas buat oleh2 keponakanku.

Setelah puas berkeliling, kami pun pulang ke aparteman, Sungguh hari yang melelahkan…

Genting-menara KL-Bukit Bintang

Keesokan harinya kami bersiap menuju Genting. Dengan tiket yang sudah dibelikan temanku yang baik hati, kami tidak perlu lagi antri tiket di kl SENTRAL. Dengan menggunakan bis yang cukup nyaman, kami berangkat menuju Genting. Genting ini kalau di Jakarta ibarat Ancolnya, pusat berbagai wahana permainan. Bedanya Genting tidak berada di pinggir pantai melainkan berada di puncak gunung. Kabarnya Genting adalah dataran tertinggi di KL, jadi hawanya sangat dingin seperti di Puncak. Untuk menuju ke sna kita akan melewati jalan yang berbelok-belok di samping jurang selama 1 jam. Cukup ngeri juga rasanya. Tapi sepertinya Pak sopir sudah sangat hapal dengan kondisi jalan.

Sampai di tempat pemberhentian bis. Kita menuju ke lift yang menghantarkan kita ke tempat naik skyway alias kereta Gantung. Wah ternyata di sana sudah berjubel antrean naik sky way. Dengan pasrah, kami pun ikutan antri di antara desakan orang2 yang kalau kami perhatikan mukanya sebagian besar seperti orang India. Mungkin Di musim libur seperti ini memang banyak turis asing ke sana termasuk kami sekeluarga J.

Setelah berhasil melewati antrian pertama dengan berdesak-desakan. Kami harus melewati antrian kedua yang lebih tertib karena dipakai pembatas. Tapi setelah diperhatikan wow, antrianya mengular. Mungkin ada ratusan orang yang antri naik skyway.

Beruntungnya, sebelum antri, kami dipanggil petugas untuk masuk jalur VIP. Alhamdulillah… sungguh suatu berkah buat kami, kalau tidak entah berapa lama lagi kami bisa naik skyway. Padahal kami sudah punya tiket untuk pulang. Gak sampai 15 menit kami pun naik skyway yang konon terpanjang di asia tenggara. Kalau gak salah panjang rutenya mencapai 11 KM.. ada 22 tiang yang menopang jalur skyway. Tak terbayangkan bagaimana membuatnya melintasi gunung dengan hutan yang lebat..

Sesampainya di Genting, kami turun skyway di sebuah mall yang besar. Untuk sampai ke taman bermainnya kita tinggal mencari petunjuk arah menuju theme park. Kira2 500 m an jalan turun ke bawah. Di Gernting ada indoor theme park dan outdoor theme park. Untuk yang outdoor kita bisa beli tiket terusan untuk semua wahana permainan, seperti di Dufan gitu.. biar puas, kita harus punya waktu lama, karena sayang kalau Cuma sebentar, Dan permainan nya ada batasan umur seperti di Dufan. Untuk indoor, beli tiketnya hanya untuk 1 permainan.

Karena saat itu waktunya makan siang, kami memutuskan untuk makan di KFC yang ada di indoor themepark… wow penuhnya, mau makan aja antri, nyari tempat duduknya aja, nunggu orang yang lagi makan. Setelah makan kami berencana masuk snow world alias dunia salju. Sebenarnya di Jakarta ada, tapi pengen aja. Ternyata tiket snow world sudah terjual habis. Adanya jam 15. padahal jam 16 kami sudah punya tiket untuk pulang. Akhirnya kami batalkan niat ke snow world, Cuma foto-foto di depan nya aja.

Di samping snow world ada toko coklat. Karena kami penggemar coklat, kami pun mampir dan membeli beberapa coklat.

Jam 14 kami segera jalan menuju terminal skyway, khawatir antriannya penuh lagi, karena kami harus naik bus jam 16 menuju KL central.

Sampai di KL central kami meneruskan perjalanan ke Menara KL dengan menaiki train. Kami hanya berfoto di lingkungan sekitar menara KL. Lalu naik monorail menuju bukit bintang. Niatnya sih mau menikmati suasana malam dengan makan di café yang pinggir jalan. Hanya saja, karena sudah sangat lelah, kami gak kuat lagi mencari jalan yang di maksud. Akhirnya kami masuk ke salah satu mall terbesar di sana yang di depannya ada mangkuk besar dengan air mancur… keren banget deh..

Kami pun makan di food court di mall tersebut. Di food court tersebut kami sempet lihat Bunga Citra Lestari, BCL. Kami pun dengan agak malu-malu berkenalan dan minta foto bareng.. J lalu kami memutuskan pulang dengan naik taksi… sudah remuk rasanya badan, gak kuat lagi naik train..

Melaka-Putra Jaya

Pagi sekali kami bangun, karena pagi itu kami berencana untuk berenang di kolam renang yang ada di apartemen. Anak-anak sangat gembira bisa berenang setelah beberapa hari jalan2. Meskipun tak bisa lama karena kami sudah menyewa 1 van jam 9 untuk perjalanan ke Melaka.

Melaka adalah kota bersejarah untuk bangsa Melayu, termasuk Indonesia. Konon, dulu Melaka adalah pusat perdagangan di Asia. Laksamana Cheng Ho, masuk ke Indonesia terlebih dulu berlabuh di Melaka. Di sana aku sempat membeli oleh2 kaos bertuliskan Melaka dan malaysia. Lalu kami menuju sebuah bukit kecil dimana terdapat sisa bangunan gereja yang sudah hancur karena di bom. Dari bukit tampak aada kapal besar yang merupakan simbol kota Melaka sebgai kota pelabuhan juga terlihat adanya menara dengan piring yang berputar. Katanya dari situ kita bisa melihat pemandangan kota Melaka.

Setelah dari Melaka kami mampir ke Putra Jaya, kota kerajaan di Kuala Lumpur. Ya Ampun… kotanya bagus banget, bersih, rapi, tertib… pokoknya recommended banget deh mampir sini. Tujuan kami adalah ke Mesjid besar Putra Jaya. Beruntung sekali kami sampai sana pas sunset. View nya indaaahhh banget. Di samping masjid yang sangat megah terdapat danau. Dari sini terlihat jembatan yang memancarkan lampu berwarna-warna. Di sampingnya tampak bersinar Mesjid besi yang kecil namun tak kalah indah. Sayangnya kami hanya melihat dari kejauhan tak sempat ke sana karena hari sudah malam.

Pengalaman ini sungguh sangat tak terlupakan. Suatu saat nanti, rasanya kami berniat untuk kembali ke sana.

Incoming search terms:
perjalanan ke kuala lumpur -jalan jalan ke kuala lumpur -wisata kuliner di kuala lumpur -wisata kuliner kuala lumpur -toko coklat di kuala lumpur -pengalaman jalan jalan ke kuala lumpur -pengalaman liburan ke kuala lumpur -lebaran di kuala lumpur -pasar seni kuala lumpur -apartemen murah di kuala lumpur -jalan jalan hemat kuala lumpur -pengalaman pertama ke kuala lumpur -jalan jalan kuala lumpur -jalan-jalan ke kuala lumpur -cerita orang indonesia jalan jalan ke kuala lumpur -

Jika artikel ini bermanfaat, silakan klik icon sharing di bawah ini.
Semoga membawa banyak kebaikan dan keberkahan untuk kita semua. Terima kasih..

Related posts:

  1. Wisata Bandung – Kawah Putih – Ciwidey

Perjalanan ke Kuala Lumpur

2 Comments on Perjalanan ke Kuala Lumpur

  1. [...] tanya transportasinya. Akhirnya aku dapat jadwal liburanku di KL sbb – … lanjutannye di blog http://www.irajimmy.com [...]

  2. wah enak donk bisa melihat kota kl dengan naik monorail

Leave a Reply